STRATEGI UNTUK MEMASARKAN KONTEN

          STRATEGI UNTUK MEMASARKAN KONTEN

 Konten menurut wikipedia konten adalah informasi yang tersedia melalui media dan media elektronik konten menyasar 2 hal yaitu kreatifitas dan keuntungan. Banyak orang yang membuat konten karena senang melakukannya atua yang biasa disebut paslon ada juga orang yang membuat konten karena menemukan peluang mengahasilkan uang dari hal tersebut. Namun sebuah konten tidak dapat tiba tiba langsung diketahui/disukai banyak orang diperlukan pemasaran agar para konten creator dapat mengetahui target pasar yang iningin mereka raup.

Namun pemasaran bukan hanya satu satu hal yang harus dipusingkan oleh conten creator adalah lain seperti anggaran, perencanaan, alokasi sumber daya semuanya harus disiapkan agar tidak terjadi over budgeting. Setelah konten sudah siap pasti aka nada pertanyaan seperti siapa yang akan membelinya, apakapenonton akan suka? Apakah pendapatan dari konten tersebut akan menutup budget awal, hal tersebut wajar siapa juga yang au rugi? Itu adalah bagian dari conten creator.

Kemunculan internet memberikan banyak perubahandalam dunia komunikasi, dahulu saat orang lain bertatap muka dengan orang lain sekarang hanya dengan smartphone orang yang jaraknya puluhan bahkan ratusan kilometerpun bukan sebuah hal yang mustahil untuk melakukan tatapan muka.


The Marketing Plan (Rencana Pemasaran)

Perencanaan pemasaran ini merupakan rencana di dalam pemasaran yang dilakukan dengan menyediakan sebuah peta jalan mengenai bagaimana organisasi akan membawa konsumen ke perusahaan dan produknya yang akan mencakup analisis SWOT secara lengkap (Strengths, Weaknesses, O

pportunities and Threats) yang dapat membantu pemasar memahami pasar, dan memenuhi rencana bisnis dan membuat model bisnis yang terlihat hidup dan berfokus kepada pelanggan atau konsumen juga ke empat Cs, antara lain :

·        Product (Produk)

·        Consumer (Konsumen)

·        Price (Harga)

·        Cost (Biaya)

·        Place (Tempat)

·        Convenience (Kenyamanan)

·        Promotion (Promosi)

·        Communication (Komunikasi)

Dalam perencanaan pemasaran ini kita di minta untuk siap dalam menghadapi, menerima, dan siap akan perubahan, dan pengembangan dan juga sebuah tantangan-tantangan baru. Dan rencana pemasraan juga menggambarkan bagaimana organisasi akan

MarCOM (Marketing Communication), sebuah rencana untnuk berkomunikasi dengan pelanggan atau konsumen yang berpotensi dan beraktual merupakan sebuah cetak biru operasional mengenai bagaimana hubungan dengan pelanggan atau konsumen akan dimulai, dilakukan, dan dipelihara dari waktu ke waktu

SOSTAC merupakan kerangka kerja dalam merencanakan strategi komunikasi pemasaran. SOSTAC adalah singkatan dari Situation Analysis, Objective, Strategy, Tactics, Action, and Control. Kerangka kerja ini menggambarkan lingkungan eksternal lanskap ekonomi, politik, dan persaingan dan faktor internal, terutama sumber daya seperti tiga Ms: men (human resources), money, and minutes (time)

Sehari dalam kehidupan Dorothy Hui

Cerita ini memberikan gambaran mengenai pernerapan perencanaan pemasaran, MaeCOM, dan SOSTAC dalam salah satu dari kehidupan Dorothy Hui

STRATEGI PEMASARAN

Perusahaan menetapkan tujuan penjualan, dan dibutuhkan pemasaran untuk mencapainya . Startegi adalah gagasan besar  tentang bagaimana mendekati suatu situasi atau masalah taktik adalah aktivitas yang jika dilakukan menerapkan strategi. Jika strategi adalah pendekatan yang tepat, dan taktik  adalah aktivitas yang dilakukan, menerapkan strategi tersebut, maka organisasi memilki peluang bagus untuk mencapai tujuannya.

Konten sebagai produk

Ada tiga  karakteristik kontenn diital yang membuatnya berbeda dari banyak produk konsumen  dan mempengaruhi strategi pemasaran konten

Karakteristik Produk

Konten digital sepenuhnya digital dari pengembangan hingga konsumsi. Kecuali jika direplikasi di dunia fisik (biasanya CD atau DVD) mungkin tidak pernah  dalam bentuk digital, Formulir ini memudahkan untuk disalin dan diedarkan

Konten adalah pengalaman yang baik. Penggunaan ataau konsumsinya oleh satu orang tidak  menghalangi orang lain untuk menggunakan atau mengkonsumsinya. Jika seseorang memiliki mobil, rumah, atau swetter, orang lain tidak dapat memilikinya pada saat yang sama. Dan dalam kasus mobil atau tempat tinggal, ada ketentuan hukum untuk kepemilikan. Demikian pula jika seseorang makan salad, salad itu akan hilang dan tidak bisa dimakan oleh orang  lain. Sebaliknya satu orang mengonsumsi buku, album music, atau  film dan tidak ada yang mencegah orang lain (atau 2500 orang lainnya) untuk juga mengkonsumsinya

Konsekuensi Pemasaran

Menerapkan system perlindungan Salinan dan manajemen hak dan prosedur. Banding langsung ke kebutuhan psikologis, emosional, dan sosial. Jual produk dalam jumlah maksimal untuk pembelian pertama secepat mungkin, sebelum produk dapat diedarkan.

KOMUNIKASI PASAR TERINTEGRASI

(ImC) : MENGHANCURKAN ALAM DAN ETER

Konsep dasar komunikasi pemasaran terintregasi (IMC) dalah bahwa semua aspek komunikasi pemasaran, termasuk periklanan, promosi penjualan, hubungan masyrakat, dan pemasaran langsung bekerja sama di semua platform media yang tersedia, sebagai kekuatan yang Bersatu, bukan dalam isolasi. Ini mencakup dua bagiian penting pesan dan platform media. Pesan – pesan itu perlu bekerja sama sehingga mereka saling memperkuat. Berbagi platform media adalah semua saluran yang relevan dengan anggarann dan maksud pemasarn termasuk

·        Iklan media massa dan hubungan masyarakaat (televisi,radio,surat kabar, majalah, situs internet)

·        Media sosial (blog,wiki,jejaringsosial, situs berbagi konten, word of net)

·        Media pribadi (ponsel,PDA,komputer,laptop)

·        Media langsung (email,media pos, materi dan tampilan tempat pembelian)

Sebagian besar perusahaan media menggunakan teknik IMC dalam upaya pemasaran mereka.  Film, acara TV, gim video, lagu, atau buku baru yang terkait pemasar akan menjadi blockbuster mungkin memiliki dukungan IMC di berbagai platform media.  Kampanye tersebut kemungkinan besar mencakup beberapa kombinasi iklan TV dan radio serta koran, majalah, dan iklan spanduk Internet.  Mungkin ada situs Web khusus, halaman penggemar di Facebook dan jejaring sosial lainnya, trailer di YouTube, dan posting di situs blog.  Kampanye seluler, meskipun belum umum, tidak diketahui.

Langsung seperti email dan surat pos jarang digunakan oleh pemasar hiburan, terutama setelah keluhan tentang spam dari pengguna email terhadap promosi Coca-Cola dari salah satu film Harry Potter.  Namun, kampanye email kepada eksekutif para eksekutif sering kali mendukung buku putih gratis yang dirancang perusahaan yang dirancang untuk memberi merek dan memposisikan produk perusahaan.  Dilakukan lingkungan pemasaran bisnis-ke-bisnis, perusahaan biasanya memiliki pelanggan database yang ada dan calon pelanggan yang dapat mereka gunakan untuk membuat penawaran gratis melalui ledakan email.  Jika buku putih atau dokumen gratis lainnya telah ditulis dengan hati-hati untuk memberikan informasi baru berharga, semacam itu bisa berhasil dibuat bertukar pikiran

Penempatan produk dalam konten atau yang istilahnya brand positioning sangat menarik untuk kita kaji. Sadar gak sadar teman-teman pasti pernah melihat ada produk atau penawaran jasa pas lagi akses sosmed. Nah, kurang lebih seperti itu strategi yang dirancang oleh pemasar, mereka menyelipkan produk di dalam film, serial televisi, atau konten lainnya, makanya bukan hal yang asing saat teman-teman menemukan produk saat lagi menikmati sebuah konten. Menarik, bukan? Menariknya adalah si pemasar ini punya strategi jitu untuk memasukkan produk mereka ke alam bawah sadar teman-teman. Pemasar ini mencari spot yang kira-kira bisa dilihat oleh calon konsumen, tapi juga mereka ‘perhitungan’ dengan biaya, karena ya jelas tidak sedikit uang yang dikeluarkan.

Nah, untuk penempatannya sendiri, mereka punya banyak banget industri konten, dari televisi, radio, sampai media cetak juga meraka manfaatkan. Bahkan di game saja kalau teman-teman main game, pasti pernah ngerasain melihat tiba-tiba ada produk nongol yang kalau dipikir-pikir sebenarnya tidak ada kaitannya sama si game ini. Tapi pelan-pelan produk ini terngiang-ngiang di kepala. Nah, kurang lebih begitu cara pemasar untuk tanamin produknya ke alam bawah sadar konsumen. Tapi bukan berarti strategi tersebut bebas kritik, lho ya. Ada juga yang tidak sependapat dengan penempatan produk, katanya sih, karena banyak juga orang yang gak sadar akan eksistensi produk-produk tertentu yang diselipin di konten, apalagi kalau anak-anak yang nonton, lebih gak sadar.

Ada juga strategi pemasaran lainnya yang akan kita bahas, disimak ya. Contohnya mengunggulkan sebuah merek atau brand. Fungsi merek ini agar konsumen kenal dan tertanam di benak mereka. Jadi gak akan tertukar sama merek-merek yang lain, pas konsumen liat produk X, mereka akan sadar kalau produk itu merek yang mereka kenal, syukur-syukur kalau mereknya punya reputasi baik. Hubungannya sama strategi pemasaran, ya saat ini orang kadang melihat dan tertarik dengan produk karena merek atau branding, istilahnya sudah punya nama. Contohnya misal kita mau nonton film, kita lihat aktornya, kalau yang main seperti Johnny Depp, Brad Pitt, atau Leonardo D’caprio pasti banyak banget orang yang pengen nonton, tanpa melihat actor atau artis yang lain. Kenapa? Karena mereka memang punya branding yang top. Kalau di industri perfilm-an, dengan strategi branding ini, studio akan ngejar actor-aktor yang sudah punya nama, agar tentunya banyak penonton yang tertarik dan dapat pundi-pundi uang.

Bahas lebih luas lagi, saat ini merek konten menjadi lebih penting karena banyak banget pesaing, konten tidak cuma satu atau dua tapi sangat banyak, karena itu penting banget untuk pemasar bisa pertahanin kualitas produk kontennya.  Ingat, bahwa di akhir, konsumen tetap akan setia sama produk yang kualitasnya memang bagus. Namun tetap harus ada cara dulu buat bisa menggaet konsumen. Misalnya kaya konten bisnis yang dikasih seara gratis, biar mudah dipahami, saya kasih contoh kita mahasiswa suka yang gratis-gratis, bahkan download dokumen penelitian kaya jurnal, artikel juga cari yang gratis. Sebenarnya kalau teman-teman cari lebih jauh, itu termausk strategi dari upaya branding. Loh kok bisa? Iya bisa, karena untuk unduh dokumen gartis, kita mahasiswa perlu daftar, nanti data identitas kita akan nambah informasi berharga tentang pelanggan potensial ke database mereka. Lalu Informasi kita bisa digunakan untuk komunikasi pemasaran yang lain lagi. Tujuannya apa? Nah ini menariknya, tujuannya adalah mengubah konsumen gratis jadi pelanggan yang berbayar. Jadi, taktiknya dibikin nyaman dulu sama kontennya sampai si konsumen merasa butuh lagi.

Tapi kan produk/jasa lain yang provide konten gratis banyak juga, terus gimana cara bersaingnya biar menonjol dan tetap jadi idaman konsumen? Nah, di sini pentingnya peran si penentuan posisi atau positioning. Pemasar pakai positioning ini untuk captain identitas jasa mereka di benak mahasiswa/konsumen dengan lebih menguntungkan. Kalau branding membuat identitas yang strategis dan konsisten, sedangkan si positioning ini fungsinya membuat identitas taktis strategis dengan nempatin produk/jasa di pasar yang sesuai atau mereka mau.

Lalu gimana caranya tau pasar yang sesuai? Jawabannya harus tau dulu situasi pemasaran. Dengan pertanyaan seputar; Siapakah konsumen di segmen ini?; Apa produknya?; Apa manfaat terpenting yang ditawarkannya kepada segmen konsumen ini?; Produk kompetitif apa yang paling penting untuk segmen konsumen ini?; Apa perbedaan terpenting produk pemasar dengan produk pesaing?; Manfaat signifikan apa yang diperoleh pelanggan oleh perbedaan produk pemasar kepada konsumen? Setidaknya pertanyaan yang banyak itu harus jelas dulu untuk bisa dapat positioning yang mantap.

Ada yang namanya pemasaran viral, di mana ini dikatakan viral karena penyampaiannya terus dari mulut ke mulut. Maksudnya tidak mesti harus benar-benar mulut ke mulut, lebih ke ada produk/konten yang dibahas terus, bisa di sosmed atau langsung ke teman-teman, saudara, orang tua, siapapun. Jadi tanpa pemasar melakukan promosi, konsumen udah ikut promosi gratis juga lewat mulut atau rekomendasi. Sampai sini paham ya. Trus ada juga strategi pemasaran spiral, kalau pemasarannya pakai banak media, jadi kampanyenya dimulai dari web, trus disiarin di iklan dan dicantumin juga nama webnya, jadi konsumen bakal ngecek webnya, nah, di sini web harus bagus biar bisa ngarahin konsumen untuk beli produk mereka. Terus juga ada pemasraan dengan strategi penargetan mikro, kalau ini mereka jual produk ke konsumen lingkup kecil dulu, jadi selektif milih konsumennya. Misalnya, iTunes.com mungkin pakai database musiknya yang diunduh sama konsumen/pelanggan buat menyarankan musik terkait kepada konsumen.

Strategi untuk Memasarkan Konten

            Internet adalah cara termudah sebagai upaya pemasaran, tetapi banyak kekhawatiran yang terjadi tentang kebocoran data yang bisa tersebar luas secara bebas dari internet yang sekarang sedang dicari solusinya.

            History data diakses dapat dilihat dari memory kecil yang pada computer, maka dari itu terkadang pemasar membeli data tersebut dari perusahaan besar untuk mengumpulkan konsumen yang tepat sebagai sasaran produk yang mereka jual

            Setelah sasaran pemasar ditemukan, maka pemasar dapat membuat iklan yang langsung tertuju pada targetnya tersebut, yang biasanya berupa iklan pada media sosial, maupun pesan singkat yang langsung tetrtuju sesuai kriteria yang sering dicari pembeli

Cara kerjanya adalah pemasar yang telah melacak history data akses konsumen, dapat terus mengirimkan rekomendasi sesuai dengan apa yang dicari kosumen tersebut di internet, dimana metode ini sangat banyak dilakukan oleh perusahaan besar

 

Menghancurkan Pasar

Pasar merupakan sekumpulan orang yang memiliki daya tarik yang sama terhadap setiap pemasaran yang ada, cara untuk memprediksi pasar ini berubah seiring perkembangan teknologi, peluang akan meningkat jika mereka mendapatkan pasar yang tepat.

 

Pasar Global untukKonten

Meningkatnya kemakmuran, munculnya platform baru, berbagai saluran dari media, membuat meningkatnya ilmu yang dimiliki konsumen. Maka dari itu, disini perusahaan mencari cara untuk memasarkan produknya di kalangan global dengan cara:

·        Menganalisa produk apa yang laku di area lokalnya dan membuatnya jadi trend global

·        Membuat suatu ajakan sebagai suatu trend untuk target wilayah pemasaran mereka

·        Menggunakan semua strategi pemasaran yang ada sesuai wilayah target

Beberapa kunci yang dapat digunakan dalam pemasaran global:

1.      Produk sama / komunikasi sama, maksudnya adalah apa yang dicari itulah yang dipasarkan.

2.      Produk sama / komunikasi berbeda, maksdunya adalah pemasar harus memasarkan produk tetapi produk tersebut juga memiliki fungsi kebutuhan berbeda dari yang dicari.

3.      Produk berbeda / komunikasi sama, maksudnya adalah pemasar harus memasarkan produk dimana produk tersebut dapat menggantikan kebutuhan yang dicari.

4.      Produk berbeda / komunikasi berbeda, jika terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan dan suplay, maka sebaiknya pemasar berusaha mencari pasaran lain.

 

Audience / Segmenatsi Konsumen

Segmentasi adalah bagian terpenting pemasaran yang terdiri dari kelompok pembeli yang serupa dari suatu target pasar yang berasal dari pembeli yang sudah ada. Dan apabila beluma ada / perusahaan baru dapat mencari segmen dari history data akses yang tadi sudah dijelaskan diatas.

Menentukan segementasi harus terukur, layak, mudah akses, dan memungkinkan untuk pembeli. Barulah setelah itu dapat dispesifikan lebih dalam sesuai dengan kriteria setiap pelanggan yang ada.

Beberapa metode segmentasi :

·        Demografi : mempertimbangkan identitas dari konsumen

·        Gaya hidup, mempertimbangkan aktivitas, sikap, dan pandangan fungsi terhadap suatu produk

·        Perilaku : kebanyakan mempertimbngkan merek, dan gengsi terhadap suatu barang

Pemasar harus melakukan promosi yang mereka buat di berbagai media yang digunakan konsumen utama merdeka, dimana mereka menghabiskan waktu untuk melihat hal tersebut. Dalam kasus sekarang ini contohnya sosial media facebook, Instagram dan Tiktok yang sudah mulai banyak iklan yang ditampilkan


BANDING PEMASARAN uNIVERSal: yang Baru, Yang Pertama, Satu-Satunya, dan Yang Baru dan Yang Baru Terkesan

Banding adalah bagian dari perangkat taktis pemasar. Biasanya, pengajuan banding didasarkan pada klaim Unique Sales (USP), yaitu produk yang ditujukan untuk segmen pasar konsumen dengan fungsi segmentasi produk dan minat konsumen, jadi hanya satu produk yang bisa memuaskan standar-ini unik. Pasangan fungsi / manfaat dari setiap segmen pasar merupakan inti dari sebagian besar pesan pemasaran.

Ada empat pesona klasik yang secara efektif dapat menjual hampir semua produk, termasuk konten, biasanya disajikan dengan cara yang sangat menarik, seperti Gambar 8-4a dan b dan 8-5a dan b. "Baru" adalah salah satu kata yang paling umum dan umum digunakan secara efektif menarik perhatian. "Pertama" mirip dengan "Baru" dan juga dapat ditambahkan ukuran inovatif atau keunggulan kompetitif dapat meningkatkan nilai suatu produk. Misalnya, babak pertama film menggambarkan film yang dirilis untuk pertama kali. Karena kebanyakan Beberapa minggu pertama setelah film dirilis, film ini menarik banyak penonton. Bioskop biasanya membayar lebih untuk ini. Karya kedua film ini memiliki harga yang rendah, sementara pemilik teater dapat mempertahankan persentase pendapatan box office yang tinggi. Di TV, , "tayangan pertama" mengacu pada program yang disiarkan untuk pertama kali di jaringan TV atau dalam sindikasi (disebut sindikasi pertama Suka Oprah).

(a)                                                        (b)

          

Gambar 8-4 'Baru' dan 'Pertama' menarik keinginan akan hal-hal baru

 

(a)                                                        (b)

          

Gambar 8-5 'Only' dan 'New and Improved' adalah daya tarik pemasaran yang diakui waktu

"Hanya" adalah penawaran eksklusif. Atraksi ini adalah cara penggunaan tradisional pemasar konten yang bertujuan untuk meningkatkan nilai produk dengan membimbing konsumen ke titik penjualan untuk mendapatkan konten-teater, stasiun televisi atau radio, publikasi cetak atau situs web tertentu. Karena orang hanya bisa melihat, mendengarkan atau menggunakan banyak materi di sejumlah tempat terbatas, dan distributor serta peserta pameran terkadang mengenakan biaya lebih untuk ini. "Baru dan lebih baik" mencerminkan pesona produk baru dan bahkan menjanjikan yang lebih baik.

 

ada apa di depan

Bab selanjutnya akan memberikan gambaran rinci tentang semua cara berimajinasi yang digunakan oleh pemasar konten untuk mengembangkan produk tertentu untuk dijual Kepada calon pelanggan. Ini dapat melihat bagaimana mereka mengemas konten baru dan Kemas ulang konten yang ada untuk menarik audiens baru. Bab 9 menjelaskan struktur pasar di tingkat grosir, eceran, dan langsung ke konsumen. Akhirnya, itu mencakup harga dan rilis produk konten berjenjang.


Komentar