STRATEGI UNTUK MEMASARKAN KONTEN
STRATEGI UNTUK MEMASARKAN KONTEN
Namun pemasaran bukan hanya satu satu hal yang harus
dipusingkan oleh conten creator adalah lain seperti anggaran, perencanaan,
alokasi sumber daya semuanya harus disiapkan agar tidak terjadi over budgeting.
Setelah konten sudah siap pasti aka nada pertanyaan seperti siapa yang akan
membelinya, apakapenonton akan suka? Apakah pendapatan dari konten tersebut
akan menutup budget awal, hal tersebut wajar siapa juga yang au rugi? Itu
adalah bagian dari conten creator.
Kemunculan internet memberikan banyak perubahandalam dunia komunikasi, dahulu saat orang lain bertatap muka dengan orang lain sekarang hanya dengan smartphone orang yang jaraknya puluhan bahkan ratusan kilometerpun bukan sebuah hal yang mustahil untuk melakukan tatapan muka.
The Marketing Plan (Rencana Pemasaran)
Perencanaan pemasaran ini merupakan rencana di dalam
pemasaran yang dilakukan dengan menyediakan sebuah peta jalan mengenai
bagaimana organisasi akan membawa konsumen ke perusahaan dan produknya yang
akan mencakup analisis SWOT secara lengkap (Strengths,
Weaknesses, O
pportunities
and Threats) yang
dapat membantu pemasar memahami pasar, dan memenuhi rencana bisnis dan membuat
model bisnis yang terlihat hidup dan berfokus kepada pelanggan atau konsumen
juga ke empat Cs, antara lain :
·
Product (Produk)
·
Consumer (Konsumen)
·
Price
(Harga)
·
Cost
(Biaya)
·
Place
(Tempat)
·
Convenience
(Kenyamanan)
·
Promotion
(Promosi)
·
Communication
(Komunikasi)
Dalam perencanaan pemasaran ini kita di minta untuk
siap dalam menghadapi, menerima, dan siap akan perubahan, dan pengembangan dan
juga sebuah tantangan-tantangan baru. Dan rencana pemasraan juga menggambarkan
bagaimana organisasi akan
MarCOM (Marketing
Communication), sebuah rencana untnuk berkomunikasi dengan pelanggan atau
konsumen yang berpotensi dan beraktual merupakan sebuah cetak biru operasional
mengenai bagaimana hubungan dengan pelanggan atau konsumen akan dimulai,
dilakukan, dan dipelihara dari waktu ke waktu
SOSTAC merupakan kerangka kerja dalam merencanakan
strategi komunikasi pemasaran. SOSTAC adalah singkatan dari Situation Analysis, Objective, Strategy,
Tactics, Action, and Control. Kerangka kerja ini menggambarkan lingkungan
eksternal lanskap ekonomi, politik, dan persaingan dan faktor internal,
terutama sumber daya seperti tiga Ms: men
(human resources), money, and minutes (time)
Sehari dalam kehidupan Dorothy Hui
Cerita ini memberikan gambaran mengenai pernerapan
perencanaan pemasaran, MaeCOM, dan SOSTAC dalam salah satu dari kehidupan
Dorothy Hui
STRATEGI PEMASARAN
Perusahaan
menetapkan tujuan penjualan, dan dibutuhkan pemasaran untuk mencapainya .
Startegi adalah gagasan besar tentang
bagaimana mendekati suatu situasi atau masalah taktik adalah aktivitas yang
jika dilakukan menerapkan strategi. Jika strategi adalah pendekatan yang tepat,
dan taktik adalah aktivitas yang
dilakukan, menerapkan strategi tersebut, maka organisasi memilki peluang bagus
untuk mencapai tujuannya.
Konten
sebagai produk
Ada
tiga karakteristik kontenn diital yang
membuatnya berbeda dari banyak produk konsumen
dan mempengaruhi strategi pemasaran konten
Karakteristik
Produk
Konten
digital sepenuhnya digital dari pengembangan hingga konsumsi. Kecuali jika
direplikasi di dunia fisik (biasanya CD atau DVD) mungkin tidak pernah dalam bentuk digital, Formulir ini memudahkan
untuk disalin dan diedarkan
Konten
adalah pengalaman yang baik. Penggunaan ataau konsumsinya oleh satu orang
tidak menghalangi orang lain untuk
menggunakan atau mengkonsumsinya. Jika seseorang memiliki mobil, rumah, atau
swetter, orang lain tidak dapat memilikinya pada saat yang sama. Dan dalam
kasus mobil atau tempat tinggal, ada ketentuan hukum untuk kepemilikan.
Demikian pula jika seseorang makan salad, salad itu akan hilang dan tidak bisa
dimakan oleh orang lain. Sebaliknya satu
orang mengonsumsi buku, album music, atau
film dan tidak ada yang mencegah orang lain (atau 2500 orang lainnya)
untuk juga mengkonsumsinya
Konsekuensi
Pemasaran
Menerapkan
system perlindungan Salinan dan manajemen hak dan prosedur. Banding langsung ke
kebutuhan psikologis, emosional, dan sosial. Jual produk dalam jumlah maksimal
untuk pembelian pertama secepat mungkin, sebelum produk dapat diedarkan.
KOMUNIKASI
PASAR TERINTEGRASI
(ImC)
: MENGHANCURKAN ALAM DAN ETER
Konsep
dasar komunikasi pemasaran terintregasi (IMC) dalah bahwa semua aspek
komunikasi pemasaran, termasuk periklanan, promosi penjualan, hubungan
masyrakat, dan pemasaran langsung bekerja sama di semua platform media yang
tersedia, sebagai kekuatan yang Bersatu, bukan dalam isolasi. Ini mencakup dua
bagiian penting pesan dan platform media. Pesan – pesan itu perlu bekerja sama
sehingga mereka saling memperkuat. Berbagi platform media adalah semua saluran
yang relevan dengan anggarann dan maksud pemasarn termasuk
·
Iklan media massa dan hubungan
masyarakaat (televisi,radio,surat kabar, majalah, situs internet)
·
Media sosial (blog,wiki,jejaringsosial,
situs berbagi konten, word of net)
·
Media pribadi
(ponsel,PDA,komputer,laptop)
·
Media langsung (email,media pos, materi
dan tampilan tempat pembelian)
Sebagian
besar perusahaan media menggunakan teknik IMC dalam upaya pemasaran
mereka. Film, acara TV, gim video, lagu,
atau buku baru yang terkait pemasar akan menjadi blockbuster mungkin memiliki
dukungan IMC di berbagai platform media.
Kampanye tersebut kemungkinan besar mencakup beberapa kombinasi iklan TV
dan radio serta koran, majalah, dan iklan spanduk Internet. Mungkin ada situs Web khusus, halaman
penggemar di Facebook dan jejaring sosial lainnya, trailer di YouTube, dan
posting di situs blog. Kampanye seluler,
meskipun belum umum, tidak diketahui.
Langsung
seperti email dan surat pos jarang digunakan oleh pemasar hiburan, terutama
setelah keluhan tentang spam dari pengguna email terhadap promosi Coca-Cola
dari salah satu film Harry Potter.
Namun, kampanye email kepada eksekutif para eksekutif sering kali
mendukung buku putih gratis yang dirancang perusahaan yang dirancang untuk
memberi merek dan memposisikan produk perusahaan. Dilakukan lingkungan pemasaran
bisnis-ke-bisnis, perusahaan biasanya memiliki pelanggan database yang ada dan
calon pelanggan yang dapat mereka gunakan untuk membuat penawaran gratis
melalui ledakan email. Jika buku putih
atau dokumen gratis lainnya telah ditulis dengan hati-hati untuk memberikan
informasi baru berharga, semacam itu bisa berhasil dibuat bertukar pikiran
Penempatan
produk dalam konten atau yang istilahnya brand positioning sangat menarik untuk
kita kaji. Sadar gak sadar teman-teman pasti pernah melihat ada produk atau
penawaran jasa pas lagi akses sosmed. Nah, kurang lebih seperti itu strategi
yang dirancang oleh pemasar, mereka menyelipkan produk di dalam film, serial
televisi, atau konten lainnya, makanya bukan hal yang asing saat teman-teman
menemukan produk saat lagi menikmati sebuah konten. Menarik, bukan? Menariknya
adalah si pemasar ini punya strategi jitu untuk memasukkan produk mereka ke
alam bawah sadar teman-teman. Pemasar ini mencari spot yang kira-kira bisa
dilihat oleh calon konsumen, tapi juga mereka ‘perhitungan’ dengan biaya,
karena ya jelas tidak sedikit uang yang dikeluarkan.
Nah,
untuk penempatannya sendiri, mereka punya banyak banget industri konten, dari
televisi, radio, sampai media cetak juga meraka manfaatkan. Bahkan di game saja
kalau teman-teman main game, pasti pernah ngerasain melihat tiba-tiba ada
produk nongol yang kalau dipikir-pikir sebenarnya tidak ada kaitannya sama si
game ini. Tapi pelan-pelan produk ini terngiang-ngiang di kepala. Nah, kurang
lebih begitu cara pemasar untuk tanamin produknya ke alam bawah sadar konsumen.
Tapi bukan berarti strategi tersebut bebas kritik, lho ya. Ada juga yang tidak
sependapat dengan penempatan produk, katanya sih, karena banyak juga orang yang
gak sadar akan eksistensi produk-produk tertentu yang diselipin di konten,
apalagi kalau anak-anak yang nonton, lebih gak sadar.
Ada
juga strategi pemasaran lainnya yang akan kita bahas, disimak ya. Contohnya
mengunggulkan sebuah merek atau brand. Fungsi merek ini agar konsumen kenal dan
tertanam di benak mereka. Jadi gak akan tertukar sama merek-merek yang lain,
pas konsumen liat produk X, mereka akan sadar kalau produk itu merek yang
mereka kenal, syukur-syukur kalau mereknya punya reputasi baik. Hubungannya
sama strategi pemasaran, ya saat ini orang kadang melihat dan tertarik dengan
produk karena merek atau branding, istilahnya sudah punya nama. Contohnya misal
kita mau nonton film, kita lihat aktornya, kalau yang main seperti Johnny Depp,
Brad Pitt, atau Leonardo D’caprio pasti banyak banget orang yang pengen nonton,
tanpa melihat actor atau artis yang lain. Kenapa? Karena mereka memang punya
branding yang top. Kalau di industri perfilm-an, dengan strategi branding ini,
studio akan ngejar actor-aktor yang sudah punya nama, agar tentunya banyak
penonton yang tertarik dan dapat pundi-pundi uang.
Bahas
lebih luas lagi, saat ini merek konten menjadi lebih penting karena banyak
banget pesaing, konten tidak cuma satu atau dua tapi sangat banyak, karena itu
penting banget untuk pemasar bisa pertahanin kualitas produk kontennya. Ingat, bahwa di akhir, konsumen tetap akan
setia sama produk yang kualitasnya memang bagus. Namun tetap harus ada cara
dulu buat bisa menggaet konsumen. Misalnya kaya konten bisnis yang dikasih
seara gratis, biar mudah dipahami, saya kasih contoh kita mahasiswa suka yang
gratis-gratis, bahkan download dokumen penelitian kaya jurnal, artikel juga
cari yang gratis. Sebenarnya kalau teman-teman cari lebih jauh, itu termausk
strategi dari upaya branding. Loh kok bisa? Iya bisa, karena untuk unduh
dokumen gartis, kita mahasiswa perlu daftar, nanti data identitas kita akan
nambah informasi berharga tentang pelanggan potensial ke database mereka. Lalu
Informasi kita bisa digunakan untuk komunikasi pemasaran yang lain lagi.
Tujuannya apa? Nah ini menariknya, tujuannya adalah mengubah konsumen gratis
jadi pelanggan yang berbayar. Jadi, taktiknya dibikin nyaman dulu sama
kontennya sampai si konsumen merasa butuh lagi.
Tapi
kan produk/jasa lain yang provide konten gratis banyak juga, terus gimana cara
bersaingnya biar menonjol dan tetap jadi idaman konsumen? Nah, di sini
pentingnya peran si penentuan posisi atau positioning. Pemasar pakai
positioning ini untuk captain identitas jasa mereka di benak mahasiswa/konsumen
dengan lebih menguntungkan. Kalau branding membuat identitas yang strategis dan
konsisten, sedangkan si positioning ini fungsinya membuat identitas taktis
strategis dengan nempatin produk/jasa di pasar yang sesuai atau mereka mau.
Lalu
gimana caranya tau pasar yang sesuai? Jawabannya harus tau dulu situasi
pemasaran. Dengan pertanyaan seputar; Siapakah konsumen di segmen ini?; Apa
produknya?; Apa manfaat terpenting yang ditawarkannya kepada segmen konsumen
ini?; Produk kompetitif apa yang paling penting untuk segmen konsumen ini?; Apa
perbedaan terpenting produk pemasar dengan produk pesaing?; Manfaat signifikan
apa yang diperoleh pelanggan oleh perbedaan produk pemasar kepada konsumen?
Setidaknya pertanyaan yang banyak itu harus jelas dulu untuk bisa dapat
positioning yang mantap.
Ada
yang namanya pemasaran viral, di mana ini dikatakan viral karena penyampaiannya
terus dari mulut ke mulut. Maksudnya tidak mesti harus benar-benar mulut ke
mulut, lebih ke ada produk/konten yang dibahas terus, bisa di sosmed atau
langsung ke teman-teman, saudara, orang tua, siapapun. Jadi tanpa pemasar
melakukan promosi, konsumen udah ikut promosi gratis juga lewat mulut atau
rekomendasi. Sampai sini paham ya. Trus ada juga strategi pemasaran spiral,
kalau pemasarannya pakai banak media, jadi kampanyenya dimulai dari web, trus
disiarin di iklan dan dicantumin juga nama webnya, jadi konsumen bakal ngecek
webnya, nah, di sini web harus bagus biar bisa ngarahin konsumen untuk beli
produk mereka. Terus juga ada pemasraan dengan strategi penargetan mikro, kalau
ini mereka jual produk ke konsumen lingkup kecil dulu, jadi selektif milih
konsumennya. Misalnya, iTunes.com mungkin pakai database musiknya yang diunduh
sama konsumen/pelanggan buat menyarankan musik terkait kepada konsumen.
Strategi untuk Memasarkan Konten
Internet adalah cara termudah
sebagai upaya pemasaran, tetapi banyak kekhawatiran yang terjadi tentang kebocoran
data yang bisa tersebar luas secara bebas dari internet yang sekarang sedang
dicari solusinya.
History data diakses dapat dilihat
dari memory kecil yang pada computer, maka dari itu terkadang pemasar membeli
data tersebut dari perusahaan besar untuk mengumpulkan konsumen yang tepat
sebagai sasaran produk yang mereka jual
Setelah sasaran pemasar ditemukan,
maka pemasar dapat membuat iklan yang langsung tertuju pada targetnya tersebut,
yang biasanya berupa iklan pada media sosial, maupun pesan singkat yang
langsung tetrtuju sesuai kriteria yang sering dicari pembeli
Cara
kerjanya adalah pemasar yang telah melacak history data akses konsumen, dapat
terus mengirimkan rekomendasi sesuai dengan apa yang dicari kosumen tersebut di
internet, dimana metode ini sangat banyak dilakukan oleh perusahaan besar
Menghancurkan
Pasar
Pasar
merupakan sekumpulan orang yang memiliki daya tarik yang sama terhadap setiap
pemasaran yang ada, cara untuk memprediksi pasar ini berubah seiring perkembangan
teknologi, peluang akan meningkat jika mereka mendapatkan pasar yang tepat.
Pasar
Global untukKonten
Meningkatnya
kemakmuran, munculnya platform baru, berbagai saluran dari media, membuat
meningkatnya ilmu yang dimiliki konsumen. Maka dari itu, disini perusahaan
mencari cara untuk memasarkan produknya di kalangan global dengan cara:
·
Menganalisa produk apa yang laku di area
lokalnya dan membuatnya jadi trend global
·
Membuat suatu ajakan sebagai suatu trend
untuk target wilayah pemasaran mereka
·
Menggunakan semua strategi pemasaran
yang ada sesuai wilayah target
Beberapa
kunci yang dapat digunakan dalam pemasaran global:
1. Produk
sama / komunikasi sama, maksudnya adalah apa yang dicari itulah yang
dipasarkan.
2. Produk
sama / komunikasi berbeda, maksdunya adalah pemasar harus memasarkan produk
tetapi produk tersebut juga memiliki fungsi kebutuhan berbeda dari yang dicari.
3. Produk
berbeda / komunikasi sama, maksudnya adalah pemasar harus memasarkan produk
dimana produk tersebut dapat menggantikan kebutuhan yang dicari.
4. Produk
berbeda / komunikasi berbeda, jika terjadi ketidaksesuaian antara kebutuhan dan
suplay, maka sebaiknya pemasar berusaha mencari pasaran lain.
Audience
/ Segmenatsi Konsumen
Segmentasi
adalah bagian terpenting pemasaran yang terdiri dari kelompok pembeli yang
serupa dari suatu target pasar yang berasal dari pembeli yang sudah ada. Dan
apabila beluma ada / perusahaan baru dapat mencari segmen dari history data
akses yang tadi sudah dijelaskan diatas.
Menentukan
segementasi harus terukur, layak, mudah akses, dan memungkinkan untuk pembeli.
Barulah setelah itu dapat dispesifikan lebih dalam sesuai dengan kriteria
setiap pelanggan yang ada.
Beberapa
metode segmentasi :
·
Demografi : mempertimbangkan identitas
dari konsumen
·
Gaya hidup, mempertimbangkan aktivitas,
sikap, dan pandangan fungsi terhadap suatu produk
·
Perilaku : kebanyakan mempertimbngkan
merek, dan gengsi terhadap suatu barang
Pemasar
harus melakukan promosi yang mereka buat di berbagai media yang digunakan
konsumen utama merdeka, dimana mereka menghabiskan waktu untuk melihat hal
tersebut. Dalam kasus sekarang ini contohnya sosial media facebook, Instagram
dan Tiktok yang sudah mulai banyak iklan yang ditampilkan
Banding
adalah bagian dari perangkat taktis pemasar. Biasanya, pengajuan banding
didasarkan pada klaim Unique Sales (USP), yaitu produk yang ditujukan untuk
segmen pasar konsumen dengan fungsi segmentasi produk dan minat konsumen, jadi
hanya satu produk yang bisa memuaskan standar-ini unik. Pasangan fungsi /
manfaat dari setiap segmen pasar merupakan inti dari sebagian besar pesan
pemasaran.
Ada
empat pesona klasik yang secara efektif dapat menjual hampir semua produk,
termasuk konten, biasanya disajikan dengan cara yang sangat menarik, seperti
Gambar 8-4a dan b dan 8-5a dan b. "Baru" adalah salah satu kata yang
paling umum dan umum digunakan secara efektif menarik perhatian.
"Pertama" mirip dengan "Baru" dan juga dapat ditambahkan
ukuran inovatif atau keunggulan kompetitif dapat meningkatkan nilai suatu
produk. Misalnya, babak pertama film menggambarkan film yang dirilis untuk
pertama kali. Karena
kebanyakan Beberapa minggu pertama setelah film dirilis, film ini menarik
banyak penonton. Bioskop biasanya membayar lebih untuk ini. Karya
kedua film ini memiliki harga yang rendah, sementara pemilik teater dapat
mempertahankan persentase pendapatan box office yang tinggi. Di TV, ,
"tayangan pertama" mengacu pada program yang disiarkan
untuk pertama kali di jaringan TV atau dalam sindikasi
(disebut sindikasi pertama Suka Oprah).
(a) (b)

Gambar 8-4 'Baru' dan 'Pertama' menarik
keinginan akan hal-hal
baru
(a) (b)

Gambar 8-5 'Only' dan 'New and Improved' adalah
daya tarik pemasaran yang diakui waktu
"Hanya"
adalah penawaran eksklusif. Atraksi ini adalah cara penggunaan tradisional
pemasar konten yang bertujuan untuk meningkatkan nilai produk dengan membimbing
konsumen ke titik penjualan untuk mendapatkan konten-teater, stasiun televisi
atau radio, publikasi cetak atau situs web tertentu. Karena orang hanya bisa
melihat, mendengarkan atau menggunakan banyak materi di sejumlah tempat
terbatas, dan distributor serta peserta pameran terkadang mengenakan biaya
lebih untuk ini. "Baru dan lebih baik" mencerminkan pesona produk
baru dan bahkan menjanjikan yang lebih baik.
ada
apa di depan
Bab selanjutnya akan memberikan gambaran
rinci tentang semua cara berimajinasi yang digunakan oleh pemasar konten untuk
mengembangkan produk tertentu untuk dijual Kepada calon pelanggan. Ini dapat
melihat bagaimana mereka mengemas konten baru dan Kemas ulang konten yang ada
untuk menarik audiens baru. Bab 9 menjelaskan struktur pasar di tingkat grosir,
eceran, dan langsung ke konsumen. Akhirnya, itu mencakup harga dan rilis produk
konten berjenjang.
Komentar
Posting Komentar